Administrasi Disdukcapil Pasbar Naik 200 Persen

Posted by: PIAK01 | 14/06/2019 | Kategori: PENDAFTARAN PENDUDUK | 89 kali dibaca | Rating: 86

PASBAR, HARIANHALUAN.COM - Pasca lebaran jumlah masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil Kabupaten Pasaman Barat meningkat sekitar 200 persen. Peningkatan tersebut karena adanya perantau pulang kampung dan tutupnya kantor beberapa hari lalu libur lebaran.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pasaman Barat Yulisna setelah dibuka pelayanan pascalibur lebaran sepertinya kantor diserbu oleh masyarakat yang ingin mengurus administrasi kependudukan.

Selama ramadhan tingkat kunjungan masyarakat per hari hanya berkisar 100 orang. Namun pascalibur kunjungan mencapai 300 orang per harinya," ujar Yulisna.

Ia melanjutkan, sejak dibuka pada Senin (10/6) kemarin dua belas loket pelayanan administrasi kependudukan sibuk melayani masyarakat. Bahkan beberapa pengunjung harus menunggu di kursi tunggu. Petugas memprediksi peningkatan jumlah kunjungan ini akan terjadi hingga satu minggu kedepan.

"Jika kita lihat animo masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan, bisa kita pastikan dalam Minggu ini kita harus memberikan pelayanan yang maksimal," papar Yulisna.

Pihaknya mengaku loket yang tersedia masih mampu melayani masyarakat. Dari data petugas sebagian besar pengunjung mengurus dan mencatak KTP elektronik mereka dan pengurusan surat pindah atau datang.

"Kita meminta masyarakat bisa melengkapi syarat-syarat pengurusan sebelum datang ke kantor Disdukcapil. Sehingga proses bisa efektif dan cepat selesai. Karena saat ini Disdukcapil menerapkan layanan one day service atau satu hari selesai," pinta Yulisna.

Tidak hanya itu, pihaknya

Disdukcapil meminta masyarakat bisa mengurus administrasi kependudukan sendiri dan menghindari calo. Sehingga bisa memastikan data kependudukan. Sementara itu khusus perekaman KTP elektronik juga bisa dilakukan di kantor camat masing-masing kecamatan.

"Kami sebisa mungkin menghindari calo. Kami minta masyarakat juga jangan menggunakan jasa calo dalam mengurus administrasi kependudukan,"tandas Yulisna. (h/ows)

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?

Share: