Disdukcapil Pasbar Himbau Segera Urus e-KTP dan Akta Kelahiran

Posted by: PIAK01 | 14/06/2019 | Kategori: P. DATA DAN INOV PELAYANAN | 18 kali dibaca | Rating: 29

Simpang Empat, sumbarsatu.com—Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Kabupaten Pasaman Barat, Hj Yulisna, SH., menghimbau, kepada semua masyarakat Pasaman Barat yang belum melakukan rekam KTP elektronik agar melakukan rekam e-KTP.

Menurut Yulisna, sesuai dengan UU 23 th 2006 bahwa setiap penduduk usia 17 tahun ke atas atau sudah menikah wajib memiliki KTP elektronik.

Permendagri 19 tahun 2018 pasal 7 menegaskan bahwa bagi penduduk usia wajib KTP yang belum melakukan perekaman, wajib segera melakukan perekaman.

Sesuai arahan Dirjen Dukcapil Kemendagri RI, akan diambil tindakan tegas kepada penduduk dewasa usia 23 tahun ke atas yang belum melakukan perekaman data KTP elektronik sampai 31 Desember 2018 dengan  menyisihkan datanya dan diblokir atau dinonaktifkan dari basis data kependudukan.

“Hanya akan diaktifkan kembali bila yang bersangkutan melakukan perekaman KTP-el,” kata Yulisna, Kamis (20/9/2018).

Hal itu menunjukkan betapa pentingnya dokumen kependudukan bagi setiap warga, baik e-KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, akta perkawinan, akta perceraian, akta kematian, akta pengesahan anak, akta pengakuan anak, dan dokumen kependudukan lainnya.

“Banyak sekali manfaat dokumen  kependudukan itu, selain sebagai dokumen legalitas sah diri seseorang dokumen kependudukan diperlukan untuk semua urusan pelayanan publik seperri persyaratan masuk sekolah, mengurus beasiswa, rujukan penerbitan ijazah, pembuatan KIA, pembuatan paspor, pengurusan tunjangan keluarga, mau masuk TNI/Polri, ASN, membuat SIM, BPJS, Pemilu, penguruaan SIM, sertifikat tanah dan banyak manfaat lainnya,” sebut Yulisna yang didampingi Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil, Haryati SE, Kabid Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Renita, S.Pd, MM,  dan Kasi Pengolahan dan Penyajian Data Kependudukan Disdukcapil Pemkab Pasbar, Nurmanto, kepada sumbatsatu, Kamis (20/9/2018) di Simpang Empat.

Disebutkan, khusus untuk akta kelahiran  anak usia 0-18 tahun, Pasaman Barat secara nasional mempunyai target sebanyak 90 % dari 157.829  atau 142.046 anak dan sudah direalisasikan Disdukcapil Pasaman Barat sebanyak 139.738 akta (88,54 persen) atau masih tersisa hingga akhir tahun ini sebanyak 2.308 akta lagi. Jumlah tersebut tersebar pada 11 Kecamatan di Pasaman Barat.

Menurut Yulisna, terkait dengan pelayanan dokumen kependudukan, pihaknya terus melakukan inovasi dalam pengurusan akta kelahiran, antara lain dengan menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Kesehatan, MKKS SMA, SMK,  RSUD dan RS Ibnu Sina Yarsi Pasaman Barat dalam rangka memberikan pelayanan prima dan "jemput bola" ke lapangan. “Misalnya begitu anak lahir, mereka sudah punya akta kelahiran, jadi orangtua nggak repot lagi,” imbuh Haryati.

Menurut Yulisna,  selanjutnya direncanakan mulai bulan Oktober 2018 akan dilaksanakan inovasi baru pelayanan Akta Kelahiran melalui Pelayanan Akta Kelahiran Online, dimana kepala keluarga bisa langsung mengurus Akta Kelàhiran ànaknya dari rumah.
Yulisna mengakui, mesti telah banyak dilakukan inovasi dengan layanan gratis, namun  saat ini kesadaran masyarakat dalam mengurus e-KTP, atau pun dokumen kependudukan lainnya  masih rendah. Untuk itu pihak Disdukcapil terus meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan baik langsung datang ke Kantor Dinas kependudukan dan  pencatatan Sipil di Kabupaten maupun datang ke kantor camat setempat.

Berdasarkan catatan yang sudah di update Kemendagri, saat ini wajib KTP di  Kabupaten Pasaman Barat sebanyak 291.289, dan sudah rekam sebanyak 278.510 jiwa , dan yang sudah memiliki KTP 250.528. Jadi masih  terdapat sebanyak 12.779 jiwa yang belum melakukan rekam e KTP di Pasaman Barat.

“Perekaman KTP el hanya boleh dilakukan 1 kali jangan lakukan 2 kali atau lebih, karena akan berakibat data anda menjadi ganda (duplikat) dan data anda akan terdaftar di Bareskrim Polri sebagai orang yg dicurigai ingin melakukan tindak kejahatan,"tukas Yulisna.

Berbicara soal pelayanan dokumen kependudukan di Pasaman Barat,setiap hari ratusan warga di layanan secara gratis di kantor Disduk Capil Pemkab Pasaman Barat.(SSC/SJ)

Share: